Setiap tahun umat Islam selalu diberkati dengan Puasa Ramadhan, bulan yang penuh keberkahan dan rahmat bagi hamba-hamba Allah yang berpuasa. Pada tahun ini kita kembali bertemu dengan bulan Ramadhan 1431 H, ini berarti kita masih diberi umur panjang dan keberkahan oleh Allah sehingga masih dapat menikmati indahnya puasa dan ramadhan tahun ini.
Nikmat ini sudah sepatutnya kita syukuri karena tidak banyak orang yang diberi kesempatan untuk menjalankan ibadah puasa ini. Coba Anda perhatikan, mungkin ada di antara anggota keluarga kita, tetangga kita, teman kita, rekan kerja kita yang tahun kemarin masih duduk di samping kita dan sholat tarawih berjamaah, tetapi tahun ini mereka sudah tidak dapat menjalankan ibadah puasa karena sudah terlanjur dipanggil oleh Allah swt. Dengan adanya kesempatan ini, maka tidak ada kata lain selain keharusan bagi kita untuk mengisi ramadhan tahun ini dengan sebaik-baik amalan, dengan sebaik-baik aktivitas dan produktivitas.
Bulan ramadhan bukanlah bulan dimana kita punya alasan untuk berleha-leha, berhenti beraktivitas, menurunkan produktivitas, justru sebaliknya kita harus melatih diri kita, mentraining kemampuan kita untuk melakukan lebih dari sekedar bulan-bulan sebelumnya. Mengapa demikian saudaraku yang budiman, karena bulan Ramadhan adalah bulan latihan, latihan untuk setiap aspek dalam diri kita. Latihan bagi kita untuk mengatur cara kita berpikir agar selalu berpikir positif, memandang secara positif, melihat dari sisi dan aspek yang positif. Latihan bagi fisik kita agar lebih fit, lebih kuat, dan lebih sehat. Latihan bagi sikap kita agar lebih berkualitas dari sebelum-sebelumnya.
Puasa sebulan penuh merupakan momentum peningkatan kualitas, karena kita dilatih untuk bersikap istiqomah atau memiliki keajegan. Kita harus sadar bahwa untuk membentuk kebiasaan kita yang lebih berkualitas maka diperlukan latihan yang kontinyu (istiqomah), sehingga kita berharap kebiasaan baru akan terbentuk secara otomatis dengan latihan yang terus menerus.
Selamat berpuasa, semoga tahun ini Puasa kita diterima oleh Allah swt, sehingga kita dapat digolongkan sebagai hambanya yang muttaqin. Amien, Allahumma Amien.
